Silaturahmidi Yon 8 Mar Harimau Putih, Anfandin Ikuti Latihan Tembak Afandin Hadiri Baksos dan Tabligh Akbar di Brandan Langkat KETUA GRANAT SUMUT SASTRA.SH.Mkn:APRESIASI KINERJA SATRES NARKOBA POLRES LABUHAN BATU Simbol Kita, Satu Merah Putih Kontingen Jamnas XI Kwarcab Luwu Utara Resmi Dilepas Bupati Indah Pemda Kabupaten Nias Serahkan Bantuan Sosial Di Panti Asuhan Kinderdoff Dan Abdi
LASKARMerah Putih (LMP) Klaten, Jawa Tengah, mengadakan kegiatan bakti sosial membagikan alat kesehatan pelindung covid-19 kepada takmir masjid di wilayah Kecamatan Klaten Utara, Minggu (24/1). Laskar Merah Putih Klaten Bantu Takmir Masjid Alat Pelindung Covid - TravelAgents.com
MAKASSAR- Laskar Merah Putih (LMP) Sulsel memberikan mandat kepada tiga ketua markas cabang kabupaten/kota. Mandat itu diserahkan langsung Ketua LMP Sulsel Irwan Adnan di Markas LMP Sulsel, Jalan Anuang, Sabtu (27/11/2021). Ketiga markas cabang yang diberikan mandat itu adalah Parepare, Pinrang, dan Takalar.
PutusanBanding PTUN Jakarta terkait dualisme kepemimpinan Laskar Merah Putih (LMP) ini, mempertegas posisi legalitas HM Arsyad Cannu selaku Ketua Umum Laskar Merah Putih yang sah. Pemberitahuan
Babel Pangkalpinang - Ketua umum Markas Besar (Mabes) Ormas Laskas Merah Putih (LMP) H. Adek erfil manurung (minggu 07/02/2021 mengunjungi Kantor Markas Daerah Sabtu, 19 Februari 2022 - 08:14 WIB Redaksi
KetuaUmum Laskar Merah Putih (KetumLMP) HM. Arsad Cannu yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan Jenderal Pol.Idham Azis adalah sosok yang layak memimpin Negara Kesatuan Repulik Indonesia. Lanjutnya Ketum LMP Arsad Kepolisian akan semakin Profesional di bawah komando Jenderal Pol.Idham Azis. Arsad percaya Jendral Idham Mantan Kepala
Padang Penyegelan rumah Wakil Bupati Kabupaten Solok Yulfadri Nurdin, oleh sekelompok orang memakai atribut ormas Laskar Merah Putih (LMP) yang mana video yang berdurasi 1 menit 59 detik tersebut sudah ramai beredar di masyarakat. Badan Pengurus Markas Daerah Laskar Merah Putih Provinsi Sumatera Barat melalui Ketuanya Yonder WF Alvarent yang di dampingi oleh
Beritadan foto terbaru Laskar Merah Putih - Ketum Laskar Merah Putih Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, Siap Gelar Rapimnas
Liputan4Com Medan-Markas Daerah Laskar Merah Putih Sumatera Utara bersiap
KetuaLaskar Merah Putih Sumut H.Syaiful Bahri.S.Sos.MSP mengatakan rapat lanjutan ini adalah memantau sampai mana panitia HUT RI Ke 77 Tahun mempersiapkan agenda nya seperti diketahui agenda HUT RI Ke 77 Tahun ini selain mengadakan pertandingan Catur dan Truf Gembira juga diisi dengan ziarah ke makam pahlawan serta upacara bendera yang akan
xJ0hC. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Jakarta, Siapa yang tidak kenal dengan ormas Laskar Merah Putih LMP, berciri pakaian loreng bak seorang TNI AD. Ormas organisasi masyarakat kebangsaan ini, begitu peduli dengan NKRI dan bermotto meneruskan perjuangan para pahlawan. Begitu banyak peran sertanya pada pemerintah. Salah satu aksi yang paling diingat, yakni pembelaannya atas NKRI yang diinjak-injak pemerintah Malaysia. Ketika dikantor perwakilan PBB, sang ketua umum Laskar Merah Putih melakukan orasi dan yel-yel ganyang Malaysia, karena merasa bahwa negara serumpun itu tidak menghargai Republik Indonesia RI. Laskar Merah Putih ini berperan juga atas pembebasan artis Manohara Odelia Pinot. Setelah almarhum Edy Hartawan meninggal pada bulan Oktober tahun lalu, pucuk kepemimpinan Laskar Merah Putih diperbincangkan. Pebruari 2011, resmi terpilih Neneng A Tuty sebagai ketua umum ketum Laskar Merah Putih, dan dewan pembina mengusung Tommy Hutomo Mandala Putra. "Sebagai putra bungsu presiden RI ke 2, Suharto yang pernah memberikan ketenteraman negara selama 32 tahun, walaupun ada jeleknya, setidak-tidaknyanya, kita harus lihat kepada sisi yang baik maupun yang tidak baik juga, disini saya ingin pencitraan kembali, saya melihat Tommy sudah berprogram dalam keorganisasiannya, "tutur Neneng yang juga ketua dari organisasi Angkatan Muda Trikora ini kepada KOPI Koran Online Pewarta Indonesia di hotel Gren Melia Jakarta, Rabu 6/4/2011. Dalam pidatonya pada penutupan musyawarah besar mubes ke I Laskar Merah Putih di hotel Ever Green Puncak Bogor 27/2/2011, Neneng, yang pernah jadi promotor tinju dari Maluku ini mengatakan, dikepemimpinan nya nanti, dia akan bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti jajaran Tentara Nasional Indonesia TNI, Kepolisian, untuk membantu program pemerintah. Saya akan meneruskan perjuangan pak Edy Hartawan, tampa merobah sesuatu yang diprogramkan oleh beliau. Meski wanita, Neneng bukan orang asing lagi di kalangan masyarakat. "Kita perlu perubahan dan dia Neneng mampu untuk itu, "kata Panglima Laskar Merah Putih, Yusad Regar. "Saat ini, saya tidak ingin lagi ada benturan, saya punya pemikiran, mari kita benar-benar berjuang dengan LMP ini untuk keberadaan yang sekarang, seperti kita lihat negara kita ini sudah semberaut, "katanya penuh semangat. Neneng yang besar di Semarang ini menambahkan, saya memang rombak betul-betul LMP ini, dengan menambah orang-orang yang berpengalaman dalam keorganisasian ini, tanpa menghilangkan jasa LMP yang harus kita hormati, dan saya akan membenahi organisasi ini kearah yang lebih baik. "Anggota LMP sudah mencapai 2 juta orang lebih, yang saya sekarang inginkan, bagaimana militan itu menjadi betul militan, jadi sekarang saya inginkan bagaimana bisa memimpin dan berperanan, ikut berunding serta dengan pemerintah ini, "imbuh Neneng yang asli Sunda dan Jawa itu. Harapan saya, para anggota tidak hanya sebagai pengangguran saja, mereka akan dibina juga oleh bapak Cakra Wardaya untuk ekonomi koperasi. Dan setiap aksi nantinya LMP tumbuh lebih beretika lagi. Sementara itu, Muray Edi Mulya wakil ketua penasehat dan pendiri dari Laskar Merah Putih Kalimantan Barat Kal -Bar mengatakan forum ini sangat membantu masyarakat seperti pengamanan perbatasan Sajingan keluar masuk pintu Indonesia dan Malaysia. Seperti peristiwa Warga Indonesia tertangkap diperbatasan tersebut mau diserahkan kepada pemerintah Malaysia di tahun 2010. "Akhirnya masalah itu terselesaikan, berkat nama besar beserta rasa nasionalisme kebangsaan ditubuh Laskar Merah Putih. Dalam waktu dekat LMP akan membentuk markas LMP disetiap perbatasan, " kata Mulya yang telah mempunyai anggota di Kal-Bar sebanyak 447 orang . Lihat Sosbud Selengkapnya
01 Juni 2017 Sekjen LMPI 2017 - 2022 DPP sudah menyusun formatur Pengurus Pusat, Sekjen baru LMPI Per. 2017-2022,yaitu Joyada Siallagan, SE, SH, MH, CLA. Bagi rekan rekan yang akan berurusan tentang SK DPD silahkan menghubungi ke Executive Office Vinilon Building 3rd, Jl. Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Indonesia,10430 - 29 Maret 2017 Struktur Organisasi LMPI Pengurus DPP 2017-2022 sudah terbentuk, SK Ketum sudah diajukan, menunggu pelantikan resmi. SK DPD LMPI masing masing Propinsi sudah dapat diajukan ke Sekjen di DPP LMPI, namun bagi yang sudah memenuhi administrasi, karena masih ada beberapa DPD LMPI yang belum penuhi komitmen kebersamaan saat deklarasi untuk kebersamaan melaksanakan Kongres atau Munas di Semarang Januari 2017 yang lalu. Dihimbau agar DPD LMPI yang belum penuhi administrasinya agar segera komunikasi dengan DPP LMPI, karena SK DPD LMPI sangat segera dibutuhkan bagi DPC-DPC disegenap Kabupaten. - 3 jan 2017 tim formatur pusat akan segera usulkan pengurus DPP 2017-2022, minggu ini. laporan OC dan SC belum selesai, sehingga SK pembubaran belum turun. - Semarang, 6 Agustus 2016 Dengan perintah Ketum LMP Mayjend Purn Syamsu Djalal SH, MH, segera dibentuk Tim Formatur untuk menyusun panitia OC dan SC guna persiapan Kongres Nasional Ormas Laskar Merah Putih d/h FB LMP. 9 personil dari Unsur DPN dan DPD sudah terpilih sebagai formatur, yang akan persiapkan Kongres Nasional Ormas LMP untuk masa Bakti 2017 - 2022. Mayjend purn Syamsu Djalal SH,MH - Ketua Umum LMP Indonesia
Bidik – Jakarta Polemik dualisme kepemimpinan Laskar Merah Putih LMP berakhir sudah. Pasalnya Pengadilan Tata Usaha Negara PTUN Jakarta, Kamis 03/11 lalu memutuskan perkara banding yang diajukan oleh Tergugat I Kementerian Hukum dan HAM dan Tergugat II Intervensi Ade Manurung. Putusan Banding PTUN Jakarta terkait dualisme kepemimpinan Laskar Merah Putih LMP ini mempertegas posisi legalitas HM. Arsyad Cannu selaku Ketua Umum Laskar Merah Putih yang sah. Pemberitahuan hasil putusan dikeluarkan melalui sistem informasi penelusuran perkara website PTUN Jakarta, tertanggal 4 November 2021, Putusannya menolak eksepsi Tergugat I dan Tergugat II Intervensi. Perkara ini berawal dari gugatan yang dilakukan oleh Ketum LMP HM. Arsyad Cannu hasil Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri di Balikpapan Kalimantan Timur, 3 – 5 November 2019. Gugatan diajukan ke PTUN Jakarta pada Rabu, 23 Desember 2020. Oleh Majelis Hakim PTUN Jakarta, tanggal 10 Juni 2021 perkaranya kemudian diputuskan sebagai berikut 1. Mengabulkan gugatan seluruhnya yang diajukan oleh Ketum LMP HM. Arsyad Cannu. 2. Menyatakan Batal Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Ham RI Tahun 2020 tentang Perubahan Pengurus Badan Hukum Perkumpulan Ormas Laskar Merah Putih yang diajukan oleh Ade Manurung sebagai Terlapor intervensi, 3. Mewajibkan Kementerian Hukum dan HAM RI untuk Mencabut SKTBH Perubahan atas nama Ade Manurung, 4. Mewajibkan Kementerian Hukum dan HAM RI untuk Menerbitkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM RI terkait Kepengurusan Ormas LMP Ketua Umum HM. Arsyad Cannu berdasarkan Akta Notaris Dr. Tintin Surtini, SH, MH, 5. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II intervensi membayar biaya perkara. “Hari ini kader Laskar Merah Putih di seluruh Tanah Air wajib berbangga, karena Keputusan PTUN Jakarta membuktikan bahwa kepengurusan kita HM. Arsyad Cannu yang diakui oleh negara,” ujar Ketum LMP Arsyad Cannu kepada awak media, Jumat 05/11. Berbekal legalitas yang sah diakui negara, Arsyad mengajak para kader dan anggota bersama-sama mengembangkan dan membesarkan Laskar Merah Putih di seluruh Indonesia. Harapan itu disampaikan Arsyad untuk memompa semangat anggota Laskar Merah Putih. Pasalnya perjalanan Laskar Merah Putih selama ini banyak terbuang waktunya untuk mengurusi sengkarut kepengurusan di internal organisasi. “Kita bangkit bersama kedepan, sebab banyak yang terbuang dalam penyelesaian keabsahan badan hukum LMP. Kita tempuh itu agar nantinya tidak ada lagi dualisme atau pihak-pihak yang mengaku sebagai Ketua Umum LMP,” ucap Arsyad. Masih kata Ketua Umum Laskar Merah Putih, kita harus segera membenahi diri, kepada saudara-saudaraku yang masih ragu-ragu dan belum bergabung dibawah Komando saya Ketum HM. Arsayd Cannu. “Ayo segera bergabung. Mari kita besarkan Laskar Merah Putih, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh para kader LMP dan masyarakat,” sambungnya. Dari putusan PTUN Jakarta ini, Arsyad melanjutkan pihaknya segera melapor diri ke Kesbangpol Propinsi dan Kabupaten/kota atas keberadaan Ormas LMP diwilayah masing-masing. “Mari membangun negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjadi wadah pemersatu anak bangsa menuju pada kesejahteraan dan kemakmuran sesuai yang diamanatkan UUD45,” ungkap Arsayd Sementara itu, Ketua LMP Mada Jabar mengajak seluruh kader LMP Mada Jabar segera melupakan masa lalu dan saatnya melangkah membangun organisasi membantu pemerintah menyelesaikan sejumlah persoalan bangsa. “Ayo kita lupakan masa lalu, saatnya LMP melangkah kedepan membantu pemerintah mengatasi sejumlah masalah, termasuk menangani Covid-19 yang melanda negara kita hampir 2 tahun ini,” ajak Bah Wandi sapaan akrab Ketua LMP Mada Jabar. Selaku kader LMP yang sah dibawah komando HM. Arsayd Cannu, Bah Wandi mengaku akan fokus membenahi organisasi LMP Mada Jabar. Terkait langkah-langkah kongrit lainnya yang akan segera diambil, Ketua Mada Jabar mengatakan bahwa sesuai instruksi dari Markas Besar LMP agar segera kembali merapatkan barisan. Merangkul kembali pihak-pihak yang ingin bergabung dalam LMP, di bawah kepemimpinan Ketum Arsyad Cannu. “Sesuai instruksi dari Markas Pusat, bahwa Markas Daerah segera merapatkan barisan, merangkul kembali seluruh eleman yang sempat terlepas, untuk kembali lagi bergabung ke LMP kepemimpinan Arsyad Cannu,” tuturnya. Lebih jauh dikatakan Bah Wandi, kita menganggap bahwa penguatan keputusan yang dari PTUN Jakarta ini, selayaknya dijadikan momentum mengakhiri semua dualisme. Jadi kami akan membuka tangan kepada semua pihak yang dulu mungkin bersama-sama kita, dan harus berpecah karena dualisme. “Intinya atas kemajuan yang menggembirakan ini seperti kado ulang tahun yang istimewa bagi LMP ini, kita akan terus melakukan penguatan ke dalam dan pengembangan ke arah luar organisasi,” pungkas Ketua LMP Mada Jabar. ***